Terima Kasih Untuk mengerti aku..

Berapa hari kemarin rasa ini seperti berada di atas bara. Memang aku egois memang aku cemburu. itu semua ku akui karena aku menyayangi dirimu. Boleh kamu katakan q posesif tapi kulakukan karena aku sayang kamu dan keluargaku.
Terima kasih karena menghargai rasa sayangku. Terima kasih karena menentramkan hatiku. KArena itu saja yang kita punya saat ini. Saling menghargai dan mengerti apa yg tidak disuka dan disukai.
Itu adalah ungkapan sebenarnya. Mungkin saja orang akan memangdang saya dengan pandangan mata dan cengiran bibir yang Aneh tapi itu adalah hak saya. KArena dia milik saya dan saya memang tidak suka disakiti apapun itu. Mungkin dulu tidak pernah terpikir ternyata meminta bagian kasih sayang orang lain adalah membawa kekesalan buat orang lain. Dulu waktu masih belum berjanji bahwa kita adalah satu ikatan dan tidak bisa dipisahkan selain pengadilan yang mengesahkan ( koq Bukan Tuhan Ya.. KArena alasan apapun Tuhan juga tidak mengiinginkan perpisahan kan). Mungkin karena Usia membuatku berfikir untuk apa berlelah2 menjaga perasaan cinta kebersamaan dan seluruh kasih sayang ini kalau akhirnya pengadilan Agama mengsyahkan perceraian. Aku memilihmu karena aku menginginkanmu dan untuk itu kita sepakat. Bahwa kamu adalah milikiku seutuhnya dan aku pun Begitu.
Akhirnya satu yang bisa ku ucapkan.. pertahankan rasa nyaman ini karena hanya kita yag bisa melakukannyab tanpa bantuan orang lain.

Comments

Popular posts from this blog

Life Must Go On

Kendali alat Listrik Rumah Berbasis Microcontroller

ABSTRACT