PILMALU

Melihat berita – berita di Televisi semua seolah berlomba mengumbar semua kesalahan orang – orang entah itu masyarakat biasa, polisi, tentara, kepala – kepala daerah sampai dengan kepala Negara dengan semua keburukan dan kebobobrokan yang terjadi. Tapi sepertinya semua itu tak ada gunanya. Kesalahan – kesalahan yang sama terus saja berulang – ulang. Sempat terpikir terekspose seperti ini saja mereka tidak punya malu, Apalagi dengan Aparat yang tidak terekspose.
Akan Halnya.. Seorang Pimpinan di lingkungan tempat Kerja, Mungkin  Karena bukan seorang pendengar gossip yang  atau berita yang baik untuk lingkungan kerja, Tapi mendengar informasi – informasi seperti sekarang mengenai ingin kembalinya Sang Mantan pimpinan  yang mengundurkan diri Yang katanya Sementara karena mencalonkan diri sebagai walikota,
 Apakah keinginan itu masih bisa diterima??
Itu yang menjadi masalahnya.. Konon lagi katanya.. Bisa saja sang mantan kembali.. kenapa tidak Toh dulu walikota pada saat mencalonkan dirinya menjadi gubernur  dapat menduduki lagi kursi walikotanya saat tidak terpilih..
Sayang sekali tidak terbiasa membaca undang- undang yang berhubungan dengan hal ini, sehingga mengetahui peraturan pun hanya sepenggal – sepenggal.. lantas kenapa sang walikota bisa lantas sang mantan pimpinan  tidak bisa.
Bagaimana Seorang Pimpinan pada saat di pertengahan Jalan sudah ingin lari dari tanggung jawabnya, Apa sebenarnya keinginannya pada saat mencalonkan diri memang hanya sebagai batu loncatan untuk bisa menjadi  pimpinan lain instansi. Padahal Di tempat kerja sekarang belum tentu kondisinya lebih baik.. Bukankah Seorang pimpinan adalah layak menjadi Pimpinan Bagi Semua yang di pimpinnya.
Opini yang berkembang sebenarnya ada beberapa opsi, ada kalangan yang tidak begitu menginginkan Pejabat sementara yang menjabat sebagai pimpinan, yang lain ada yang menginginkan sang pimpinan kembali karena sepertinya para pendukung pimpinan yang lama tidak punya pegangan.. waah jadi maunya apa sebenarnya .
Seharusnya sang mantan pimpinan sadar bahwa apa yang dilakukannya adalah karena ambisi pribadi bukan mengatas namakan tempat dirinya berkuasa. Seharusnya sang mantan Pimpinan Bisa lebih legowo karena di pemilihan walikota tidak behasil mengumpulkan suara yang signifikan apalagi jika harus kembali ke tempat yang lama.
Tidak ada yang pantas di tiru dari pimpinan semacam ini, Type Pimpinan yang meninggalkan rakyatnya pada saat rakyat sedang membutuhkan, Belum Juga Bisa member banyak tapi sudah berpaling ke tempat yang lain untuk mengikuti ambisi Pribadi. Mulailah Punya MALU wahai Para PImpinan.. Inikah Pimpinan yang Amanah.. yang menjadi Teladan bagi bawahannya…

Comments

Popular posts from this blog

Life Must Go On

Kendali alat Listrik Rumah Berbasis Microcontroller

ABSTRACT